ATASI SUAMI TUKANG SELINGKUH

Perselingkuhan merupakan ujian ruamah tangga terbesar yang harus di atasi oleh beberapa rumah tangga. Sebenarnya perselingkuhan terjadi bukan hanya karena kesalahan pada pihak istri saja. Walaupun terkadang istri sudah berlaku baik dan sudah layak melayani suami akan tetapi terkadang masih juga terjadi perselingkuhan.

Terkadang kita menyalahakan diri sendiri karena kita merasa telah salah memilih suami. Akan tetapi itu bukan hal benar dan bukan hal yang harus disesali. Yang harus kita lakukan adalah bagaimana kita menguasai keadaan saat ini.

tips-atasi-suami-tukang-selingkuh

Suami tukang selingkuh memang terkadang bakat bawaan. Inilah yang menjadi masalah, karena kita akan sangat sulit untuk merubah bakat atau watak seseorang. Oleh karena itu ada beberapa tips yang harus anda lakukan untuk mengatasi suami yang tukang selingkuh :

  1. Berdoalah. Doakan suami agar sembuh dari watak atau sifat tukang selingkuh. Karena sesungguhnya hanyalah Alloh yang mengatur semua kejadian yang ada di bumi ini. Berdoalah agar keluarga selalu diberi kekuatan untuk selalu bersatu. Kalau perlu ajaklah anak-anak anda untuk ikut membantu berdoa.
  2. Anggaplah itu suatu cobaan hidup. Jika anda menganggap perselingkuhan tersebut sebagai cobaan maka anda akan merasa lebih tenang bahkan akan semakin mendekatkan anda kepada Alloh. Pasrahkanlah pada Yang Maha Kuasa apa yang terjadi pada keluarga anda. Insya Alloh semua akan ada hikmahnya dibalik kepedihan dan kesusahan.
  3. Tidak usah mengajak bertengkar dan marah-marah. Pertengkaran justru akan memperuncing perselisihan dan akan semakin menjauhkan dari penyelesaian. Kemarahan anda pada suami (apalagi bicara dengan kata-kata kasar) justru akan menjauhkan suami dari anda. Bahkan suami anda akan menganggap kalau anda memang layak diselingkuhi.
  4. Bersikaplah tenang tapi tegas. Tunjukkanlah bahwa anda lebih dewasa dari selingkuhannya suami. Beri batasan sesuatu yang harus anda lakukan pada suami. Hentikan melayani suami di tempat tidur akan tetapi tetap perhatikan anak-anak dan rumah anda.
  5. Ajak bicara baik-baik suami anda. Tentukan waktu yang tepat, saat berdua dan tidak dalam keadaan emosi. Gunakan waktu itu untuk berbicara baik-baik dengan suami. Bukalah pikiran suami anda tentang keluarga dan anak-anak. Disaat itu anda boleh menangis tapi jangan marah-marah atau menghardik. Tanyakan pada suami anda sebenarnya kekurangan anda itu apa dan anda harus bagaimana ?
  6. Jika memang anda benar-benar tidak bisa menerima keadaan tersebut silahkan ajak suami anda bercerai saja. Daripada anda selalu tersiksa terus sepanjang hari.

Mudah-mudahan tips cara mengatasi suami tukang selingkuh tersebut bisa menyelesaikan rumah tangga anda. Dan mudah-mudahan tidak akan pernah terjadi perselingkuhan di keluarga anda. Mudah-mudahan suami anda tidak mempunyai bakat bawaan tukang selingkuh.

85 TEMPAT WISATA BANYUMAS WAJIB DIKUNJUNGI

Kata siapa Kabupaten Banyumas tidak punya tempat wisata ? Banyumas merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang kaya tempat wisata. Sebenarnya selain baturaden masih banyak lagi tempat wisata yang harus diketahui dan dikunjungi oleh wisatawan asing maupun nasional. Cuma sayang tempat-tempat wisata ini kurang terawat dan kurang promosi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas.

tempat-wisata-banyumas

Daerah Banyumas, dengan ibukota Purwokerto, memiliki bahasa dengan dialek Jawa khas Banyumasan, yang sering disebut sebagai bahasa ngapak, dengan tokoh Bawor sebagai ikon. Purwokerto berada di kaki Gunung Slamet, dan memiliki daerah wisata Baturraden yang terkenal. Tempat wisata di Banyumas cukup menyebar. Sebagian di Purwokerto, Baturraden, Banyumas, dan beberapa kota kecamatan lainnya.

Berikut daftar 85 tempat wisata Kabupaten Banyumas yang wajib kita kunjungi :

  1. Alun-alun Kota Lama Banyumas
    Berada 18 km dari Purwokerto. Jaman dahulu, alun-alun merupakan penanda pusat pemerintahan, dan ditanami pohon beringin sebagai lambang pengayom rakyat.
  2. Batur Agung Mount of Fun
    Desa Baseh, Kecamatan Kedung Banteng, di kaki Gunung Slamet, dengan waterpark, kolam pemancingan, flying fox, dan arung jeram Kali Logawa.
  3. Baturraden Adventure Forest
    Kawasan wisata Baturraden, sebelum Telaga Sunyi, merupakan wahana ekowisata dan petualangan rimba, gunung, dan sungai.
  4. Bendung Gerak Serayu
    Bendung Sungai Serayu yang menggantikan fungsi Pompa Air Banjarsari, dibangun pada 1993 dan diresmikan pada 1996.
  5. Bumi Perkemahan Baturaden
    Perkemahan sejuk di kawasan Baturraden, yang sering digunakan para pecinta alam dan digunakan sebagai tempat Jambore Nasional Gerakan Pramuka.
  6. Bumi Perkemahan Kendalisada
    Desa Kaliori, Kalibagor, seluas 20 ha dilengkapi gedung Serba Guna, asrama, motor cross, terbang layang, dan rekreasi.
  7. Crossworld Paintball
    Jalan Ringin Tirto No: 69, di belakang perumahan Permata Hijau Purwokerto, dengan arena paint ball, mini food court, meja bilyar, paint ball equipment shop.
  8. Curug Bayan Kalipagu
    Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, di Kali Banjaran, beberapa puluh langkah ke arah hulu dari Dam Jepang.
  9. Curug Belot
    Desa Rempoah, Baturraden, dengan air deras, namun belum banyak disentuh dan masih alami.
  10. Curug Ceheng
    Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, yang menampilkan keindahan air terjun yang dihiasi satwa lawa (sejenis kalong) yang beterbangan di sekitarya.
  11. Curug Cipendok
    Desa Karangtengah, Kec Cilongok, dengan ketinggian 92 m, hawanya sejuk, lokasinya cukup mudah dicapai, bisa menikmati mendoan dan susu murni saat menuju curug.
  12. Curug Gede
    Desa wisata Ketenger, 3 km dari lokasi wisata Baturraden. Di tempat ini wisatawan dapat menikmati air terjun dengan keindahan alam dan aneka lempeng batu.
  13. Curug Gomblang
    Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, sekitar 3 km dari Baturraden, dengan ketinggian air terjuan mencapai 25 meter, medan tempuhnya cukup berat dengan berjalan kaki.
  14. Curug Gumawang
    Berada di dalam kompleks Lokawisata Baturraden, sehingga juga disebut sebagai Curug Baturraden, dengan ketinggian air terjun sekitar 25 meter.
  15. Curug Gumawang Kemawi
    Desa Kemawi, Kecamatan Somagede, terdiri dari sekitar 7 tingkatan, paling besar yang nomor 2 dari bawah, sekitar 800 m dari jalan aspal namun aksesnya cukup sulit.
  16. Curug Pengantin Kalipagu
    Igir Rambat, 4 km dari Dusun Kalipagu, ditempuh melalui Batur Semendeh dan hutan lindung, dengan ketinggian curug 50 m
  17. Curug Pengantin
    Berada di tengah hutan Dusun Parduli, Desa Kracak, Ajibarang, tinggi air terjun 2 m, namun dipercaya bahwa mandi di sini menolak bala dan mempercepat jodoh.
  18. Curug Song
    Desa Kalisalak, Kebasen, dengan ketinggian air terjun sekitar 30 meter, dengan akses masih cukup sulit, ada sarang burung walet.
  19. Dam Jepang Kalipagu
    Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, yang merupakan bendungan peninggalan dari jaman pendudukan Jepang.
  20. Dream Land Spring Water
    Jalan Pabrik Tapioka, Desa Pancasan, Kecamatan Ajibarang, dengan Air terjun, Arum Jeram, Flying Fox, Kolam Arus, Kolam Seribu Air, Kolam Terapi Ikan, Taman Pasir, Taman Batu, Taman Burung, Taman Reptil, Water Boom, Water Park.
  21. Gardu Pandang Baturaden
    Di dalam kawasan hutan wisata Baturaden yang berada di lintasan menuju ke lokasi Pancuran 7, dengan pemandangan luas ke daerah Baturaden dan sekitarnya.
  22. Goa Maria
    Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, dibangun 1989, Paus Yohanes Paulus II memberkati Patung Bunda Maria dan menandatangani Prasasti Goa Maria Kaliori pada 10 Oktober 1989 di Yogyakarta.
  23. Gua SaraBadak
    Sebuah gua yang berada 50 m dari Pancuran Pitu, tempat pertemuan aliran air panas yang mengandung belerang, dengan air dingin, dengan bebatuan warna keemasan yang menakjubkan
  24. Gua Selirang. Gua yang berada di sekitar area Pancuran Pitu, berdekatan dengan Gua SaraBadak, berupa gua kecil yang mulut guanya tertutup oleh aliran air dari atas tebing.
  25. Gunung Slamet
    Treking mendaki Gunung Slamet setinggi 3.428 mdpl yang bisa ditempuah melalui jalur pancuran 7, wanawisata Baturraden, Baturraden Adventure Forest, atau dari Blambangan, Purbalingga.
  26. Kelenteng Boen Tek Bio
    Lokasinya yang berada sekitar 300 m dari Pendopo Duplikat Si Panji di kota lama Banyumas. Bangunan tua dari abad ke-19 ini mulai digunakan sebagai kelenteng sejak 1960.
  27. Kelenteng Hok Tek Bio Pasar Wage
    Kelenteng ini berada di Jalan Pemotongan No 3, belakang Pasar Wage, Purwokerto, Banyumas, yang telah berdiri sejak 1831.
  28. Kelenteng Hok Tek Bio Sokaraja
    Desa Sokaraja, Sokaraja, dekat pertigaan jalan menuju ke Purwokerto, Banyumas dan Purbalingga, diperkirakan dibangun pada 1826
  29. Kolam Tando PLTA Ketenger
    Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, konstruksi warisan kolonial Belanda di tengah alam pegunungan yang sangat menawan.
  30. Lokawisata Baturaden
    Sebuah lokawisata indah dan terkenal di lereng selatan Gunung Slamet, berjarak 14km dari Purwokerto, dengan air terjun, air panas, berhawa sejuk di siang dan dingin di malam hari.
  31. Makam Astana Dhuwur
    Desa Arcawinangun, Purwokerto Timur, ada 15 batu gong berukuran besar, 2 makam kembar sepanjang 6 meter, dan astana menceng atau astana Budha.
  32. Makam Kyai Mranggi Semu
    Lokasi makam tua ini berada di Desa Kejawar, Kecamatan Banyumas. Ia adalah pembuat warangka keris dan membesarkan anak R. Banyaksosro, R. Joko Kahiman, Adipati Banyumas I yang membagi Kadipaten Wirasaba menjadi empat.
  33. Makam Kyai Tolih
    Desa Cikakak kecamatan Wangon, sekitar 30 km dari Purwokerto, dekat MAsjid Saka Tunggal. Kyai Tolih adalah pendiri Masjid Saka Tunggal, dan merupakan tokoh Islam pada jaman Majapahit.
  34. Makam Nyai Mranggi Semu
    Makam tua ini di atas bukit di Grumbul Wanasepi, Desa Binangun, 10 km dari Alun-alun Banyumas. Semasa muda bernama Rr. Ngaisah, putri bungsu pasangan Raden Haryo Baribin (putera Brawijaya IV, Raja Majapahit) dengan Dyah Ayu Ratu Pamekas (putri bungsu Prabu Dewa Niskala, Raja Galuh Kawali, Pajajaran)
  35. Makam Panembahan Kalibening
    Berada di lereng perbukitan Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, melewati Makam R Joko Kaiman. Terdapat sebuah museum, dan sumber air sangat jernih yang meluap dari bibir sumur.
  36. Makam R. Joko Kaiman. Makam mendiang Bupati Banyumas I ini lokasinya berada di Desa Dawuhan, Banyumas, arah ke Makam Panembahan Kalibening.
  37. Makam Syekh Abdul Malik
    Desa Kedungparuk, sebelah Desa Mersi, ulama disegani yang usianya hampir mencapai seratus tahun (1881-1980) yang semasa hidupnya menjadi mursyid Thariqah An-Naqsabandiyah Al-Khalidiyah dan Thariqah Asy-Syadziliyah.
  38. Makam Syekh Maqdum Wali
    Desa Karanglewas, sebelum jembatan Kali Logawa belok kanan. Ia datang ke Pasir Luhur sekitar abad 15 M atas titah Raden Patah untuk menyiarkan agama Islam. Ada pula makam Senopati Mangkubumi I dan makam Mangkubumi II.
  39. Makam Syekh Muhammad Ilyas
    Sokaraja, cicit Pangeran Diponegoro yang juga ayah Syekh Abdul Malik ini adalah pendiri dan penyebar Tarekat Naqsabandi-Kholidiyah di Banyumas yang sangat disegani semasa hidupnya.
  40. Makam Yudanegara II
    Kompleks Makam Yudanegara II dan Bupati-Bupati Banyumas di Desa Dawuhan yang lokasinya berada sekitar 5 km dari alun-alun kota lama Banyumas.
  41. Masjid Kaji Watu
    Grumbul Kaligebang, Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas, disebut juga Masjid Batu karena bangunan aslinya terbuat dari batu. Sebagian bangunan aselinya masih bisa dilihat.
  42. Masjid Nur Sulaiman Banyumas
    Barat alun-alun kota lama Banyumas, didirikan 1725 oleh Kyai Nur Sulaiman dari Gumelem dengan arsitek Kyai Nur Daiman. Peninggalan aslinya bedug, mimbar, sakaguru dan sumur.
  43. Masjid Saka Tunggal
    Desa Cikakak, Wangon, 30 km dari Purwokerto, yang dibangun pada 1288. Di sekitar masjid terdapat hutan pinus yang di huni ratusan ekor kera jinak.
  44. Monumen Jenderal Gatot Soebroto
    Di sebuah bundaran di depan RSUD Margono, Desa Berkoh, Purwokerto, terbuat dari perunggu seberat 2 ton dengan tinggi 4 meter.
  45. Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman
    Sisi Timur Kali Logawa, di pintu masuk Barat Kota Purwokerto, terdiri dari dua lantai, dengan Patung Jenderal Sudirman seberat 5,5 ton dan tinggi 4,5 meter, foto-foto perjuangan dan relief sejarah bangsa Indonesia
  46. Museum Bank Rakyat Indonesia
    Jalan Jenderal Soedirman, Purwokerto, berisi perjalanan perbankan (BRI) mulai berdiri sampai sekarang serta koleksi uang kuno mulai jaman Majapahit.
  47. Museum Wayang Sendang Mas
    Depan Pendopo Duplikat Si Panji, Banyumas, dibangun pada 1982 dengan koleksi wayang kulit, wayang golek, wayang beber, wayang krucil, pusaka, benda purbakala dan kitab.
  48. Pancuran Telu
    Bisa diakses melalui Lokawisata Baturaden, sumber air panas yang keluar melalui tiga pancuran, ada petilasan Embah Atas Angin
  49. Pancuran Pitu
    Di dalam Lokawisata Baturaden, sumber air panas yang keluar melalui tujuh pancuran, dicapai dengan berjalan sejauh 2,5 km, atau dengan kendaraan melalui Bumi Perkemahan Baturaden.
  50. Paseban Batur Sengkala
    Berada di dekat lokasi parkir Pancuran Tujuh, tampaknya merupakan situs peninggalan dari jaman budaya megalitikum.
  51. Pemandian Tirta Husada Kali Bacin
    Tambak Negara, Rawalo, 17 km dari Purwokerto, yang merupakan peninggalan Belanda. Mata air Kalibacin dipercaya dapat menyembuhkan menyembuhkan penyakit kulit.
  52. Pendopo Duplikat Si Panji
    Berada di kota lama yang pernah menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas sebelum tahun 1937. Pendopo Si Panji yang asli telah dipindahkan ke Purwokerto pada Januari 1937.
  53. Pendopo Si Panji
    Di samping alun-alun Purwokerto, dengan salah satu pilarbernama Si Panji, merupakan lambang kekuatan rakyat Banyumas, dibangun Adipati Yudonegoro II, Bupati Banyumas ke-7, pada 1706.
  54. Petilasan Adipati Mersi
    Berada di RT 4/ RW3 Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto, yang konon terbunuh dalam pertempuran melawan Adipati Kabakan, jasadnya dibuang ke saluran air bawah tanah, dan muncul di bale kambang (lapangan) Mersi.
  55. Puncak Petahunan
    Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, yang mendapat julukan puncak negeri atas angin, dengan panorama Kota Purwokerto dan Ajibarang, dari parkir treking sekitar 30 menit
  56. Situs Batu Guling
    Desa Datar, Sumbang, di sebelah selatan pemakaman umum Desa Datar, merupakan tempat pemujaan arwah nenek moyang pada jaman prasejarah berupa Menhir dan Batu Lumpang.
  57. Situs Batur Agung
    Berada di tengah-tengah kebun, di sebelah selatan lapangan Dusun Pondok Lakah, Desa Baseh, Kedungbanteng, yang dipercaya digunakan sebagai pertapaan Raden Kamandaka.
  58. Situs Batur Bedil
    Di Dusun Peninis, Desa Windujaya, Kedungbanteng, berupa punden berundak dengan tiga teras, yang digunakan sebagai tempat pemujaan arwah pada jaman megalitikum.
  59. Situs Batur Cakrakusuma
    Dusun Batur, Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, di tengah persawahan, konon petilasan mbah Cakrakusuma seorang prajurit Kerajaan Pajang, punden berundak dengan menhir, batu lumpang, batu bulat, dan tatanan altar
  60. Situs Batur Lurah
    Dusun Peninis, Desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, di tengah persawahan berupa punden berundak tiga teras dengan beberapa buah menhir yang konon sering didatangi para calon lurah (kepala desa).
  61. Situs Batur Macan
    Dukuh Kaliputra, Desa Melung, ditengah-tengah areal perkemahan Perhutani, berupa punden berundak yang berorientasi ke arah Utara dan Selatan dengan tatanan batu altar dan dua buah batu menhir besar dan kecil.
  62. Situs Batur Rana. Dusun Semaya, Desa Sunyalangu, Karanglewas, di daerah pegunungan Baturlaya. Diperlukan waktu 5 jam dengan berjalan kaki dari Kantor Desa Sunyalangu untuk sampai ke situs.
  63. Situs Batur Ronggeng
    Dusun Windusari, Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng di dalam area hutan pinus milik Perhutani merupakan punden berundak, ada watu lumpang, tatanan batu, dan buah menhir.
  64. Situs Bonokeling
    Grumbul Pekuncen, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, makam Kyai Bonokeling, penyebar Islam pertama di wilayah Jatilawang dan sekitarnya.
  65. Situs Candi Batur Golek
    Dukuh Windusari, Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, punden berundak dengan menhir dan susunan batu altar pemujaan nenek moyang.
  66. Situs Candi Ebeg
    Desa Gondotopo, Kecamatan Sumbang, berada di bawah sebuah pohon besar, tidak jauh dari situs Candi Ronggeng
  67. Situs Candi Damarpayung
    Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturaden dengan peninggalan patung dua ekor ular hitam, dan sebuah payung kertas sepanjang 40 cm
  68. Situs Candi Ronggeng Banyumas
    Berada di Desa Gondotopo, Kecamatan Sumbang, merupakan sebuah tempat wisata peninggalan bersejarah di wilayah ini, namun sayang sudah tidak berbekas lagi karena dicuri
  69. Situs Carangandul
    Di tengah-tengah kebun di Dukuh Carang, Desa Tamansari, Karanglewas. Konon situs tersebut merupakan bekas kepala Patih Carangandul yang dibunuh oleh utusan dari Demak.
  70. Situs Gunung Jenar
    Tempat Wisata Banyumas di puncak Gunung Jenar Dusun Pondoklakah, Desa Baseh, Kedungbanteng. Situs ini merupakan kubur batu peninggalan jaman megalitik.
  71. Situs Lembu Ayu
    Dusun Lembu Ayu, Desa Susukan, Sumbang, 10 km dari Purwokerto, berupa yoni, lingga, fragmen batu candi, dan sebuah makam kuno bernama makam Pandung Aguna.
  72. Situs Ngarca
    Grumbul Ngaren, Desa Dawuhan Wetan, di perkebunan desa berupa Lingga dan Yoni peninggalan budaya Hindu.
  73. Situs Panembahan
    Dusun Semaya, Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, di tengah kebun penduduk, punden berundak tiga dengan tumpukan kubur batu, dan menhir
  74. Situs Tebet Madas Mayung
    Tempat Wisata Banyumas di Desa Sambirata, Cilongok, berupa dolmen yang bentuknya seperti meja batu berkaki menhir sebagai tempat sesaji dan pemujaan arwah nenek moyang dari jaman prasejarah.
  75. Situs Watu Gathel
    Di tengah pemukiman penduduk Desa Karangmangu, Baturraden, yang bentuknya menyerupai penis. Di timur situs Watu Gathel terdapat Sungai Belot untuk bersuci.
  76. Situs Watu Kentheng Sambirata
    Dusun Ragung, Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, di tengah permukiman penduduk, punden berundak dengan watu lumpang, dan batur tatanan batu.
  77. Situs Watu Keser
    Dusun Keser, Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Selatan makam Desa Notog di pekarangan kebun M. Dorum, punden berundak peninggalan megalitik.
  78. Situs Watu Lumpang
    Dusun Wanasari, Desa Kemawi, Kecamatan Somagede, batu peninggalan megalitik di perbukitan hutan milik Perhutani, konon keinginan akan terkabul jika berhasil mengangkat batu lumpang.
  79. Stasiun Purwokerto
    Jalan Stasiun, Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat, stasiun kereta api terbesar di jalur selatan Jawa Tengah dibangun tahun 1922 dengan dibukanya jalur rel kereta api Kroya Cirebon.
  80. Sungai Serayu
    Notog, Patikraja, dan banyak tempat lainnya yang di lewati sungai besar legendaris ini.
  81. Taman Andhang Pangreanan
    Jalan Gerilya Purwokerto, di area bekas terminal lama diresmikan pada 13 Maret 2011 sebagai tempat rekreasi, olahraga, panggung pementasan, kuliner, dan suvenir.
  82. Telaga Sunyi
    Berada 3,5 km di sebelah timur Baturraden. Telaga ini begitu indah dengan airnya yang dingin dan sangat jernih. Pada musim-musim tertentu dijumpai aneka kupu-kupu dan capung.
  83. Terowongan Notog
    Desa Notog, Kecamatan Patikraja, dengan panjang 260 m, dibangun oleh Perusahaan Kereta Api SS (Staats Spoorwegen) pada 1915 untuk mendukung jalur kereta api Cirebon u2013 Kroya. Di atas terowongan terdapat makam dari para pekerja pembangunan terowongan Notog.
  84. Watu Petilasan mBah Sani Taryan
    Kampus 7 Poltekkes di Jln Baturraden Km 12 Purwokerto, batu besar peninggalan mBah Sani Taryan yang memberi Ajaran Laku Pitu
  85. Watu Sinom
    Di dalam kebun di belakang SMP Negeri 2 Kedungbanteng, berupa sebuah batu sangat besar, yang konon merupakan tempat bertemu Raden Kamandaka dengan Raden Banyak Ngampar, adiknya.

Sebenarnya masih ada banyak tempat wisata lagi
di Kabupaten Banyumas yang belum terdata disini sebagai contoh adalah GOR Satria, Andang Pengrenan, Alun-alun Purwokerto dll, jika ada yang mau menambahkan silahkan masukkan ke kolom komentar di bawah ini untuk melengkapi artikel ini.

MERAWAT PRINTER EPSON L110 AGAR AWET

Sudah hampir satu tahun ini saya memakai printer epson L110. Printer tersebut saya beli dari Depo Pelita (toko terlengkap di Purwokerto). Saya lupa tanggalnya, tapi seingatku sudah hampir satu tahun.

cara-merawat-printer-epson-L110-agar-awet Gambar : Printer Epson L110

Pertama kali memakai printer Epson L110 (printer sistem infus bawaan dari epson)  saya memang perlu adaptasi. beberapa kali pernah terjadi kesalahan pemakaian seperti lupa membuka selang sehingga tinta tidak mau mengalir. Hal itu sempat membuat saya panik karena tinta hitamnya nggak mau keluar, sampai akhirnya saya akali hitamnya saya pake biru tua. Tapi akhirnya kendala-kendala itu bisa saya atasi dan masih bisa kami pakai sampai sekarang dengan keadaan normal tanpa kendala apapun.

Beberapa tips cara merawat printer Epson L110 yang saya lakukan adalah :

    1. Tutuplah printer dengan kain atau plastik selama tidak digunakan, hal ini bertujuan agar printer epson L110 terhindar dari debu dan kotoran lain.
    2. Gunakan untuk mengeprint stiap hari walau hanya 1 lembar. Jika tidak memungkinkan silahkan gunakan maksimal 3 hari 1 kali, yang penting tidak lebih dari 1 minggu
    3. Gunakan kertas baru yang standar 60 – 80 gr, jangan gunakan kertas yang terlalu tebal atau kertas bekas yang sudah kumal atau kotor.
    4. Jika terjadi garis-garis pada hasil printer lakukan pembersihan katrid dengan menggunakan aplikasi bawaan Epson (jika belum tahu silahkan browsing mbah google aja  cara membersihkan katrid epson L110)
    5. Jika printer L110 mau digunakan jangan sampai  lupa membuka selang tinta, dan jika mau dibawa pergi dengan kendaraan silahkan tutup kembali selang tintanya.kran-selang-tinta-Epson-L110 Gambar : Kran selang tinta epson L110
    6. Amati volume tinta printer Epson L110, isi kembali tinta sesuai dengan warnya sebelum sampai ambang batas minimal.
    7. Gunakan tinta asli bawaan epson, jangan tergoda oleh iklan tinta yang lain.

tinta-printer-Epson-L110Gambar : Tinta asli bawaan printer epson L110

 

Itulah tips-tips cara merawat printer Epson L110 agar awet bertahun-tahun seperti yang saya lakukan. Smoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua.